Dalam suatu wirausaha apapun pasti ada yang namanya tidak teliti atau sering terjadi adanya kekeliruan, Contoh cerita pengalaman saya yaitu menaiki salah satu angkutan umum seusai kuliah dan uang saya saat itu sebesar Rp 50.000 ,karena tidak ada recehan saya membayar angkutan umum itu dengan uang tersebut harga angkutan umum dari kampus ketempat saya yaitu Rp 2.000, saat saya membayar ongkos saya di kembalikan dari supir angkut itu sebesar Rp 50.000 juga tetapi uangnya recehan semua, supir angkutan itu menyuruh saya mengecek kembalian ulang karena dia takut kembaliannya kurang karna supir angkut itu juga sudah tua, setelah saya cek dan sadar saya kembalikan lagi uang tersebut, karena bukan hanya produsennya yang harus teliti kita pun sebagai konsumen juga harus teliti.
Dan ada lagi pengalaman saya seusai pulang kuliah saya membayar ongkos dengan uang Rp 50.000 karna supir angkot itu baru keluar narik, jadi dia tidak memiliki kembalian dan akhirnya supir angkot itu menyuruh saya menyimpan uang saya dan saya tidak membayar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar